Haba Elit
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

lisensi

Advertisement

Advertisement
Rabu, 22 April 2026, 6:09 PM WIB
Last Updated 2026-04-22T11:12:25Z
BanjirBupati BireuenBupati Bireuen Tekankan Akurasi Data saat Buka Bimtek Rumah Rusak Tahap IIDaerahData

Bupati Bireuen Tekankan Akurasi Data saat Buka Bimtek Rumah Rusak Tahap II

Advertisement

 

Bupati Bireuen Ir. Mukhlis S.T membuka sosialisasi penanganan darurat bencana hidrometeorologi dan bimbingan teknis (bimtek) Tim Pendataan Rumah Rusak Tahap II di Kabupaten Bireuen, Rabu (22/4/2026), yang diikuti unsur pemerintah, BNPB, serta berbagai elemen masyarakat.

Habaelit.com|Bireuen ,— Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis S.T, membuka sosialisasi penanganan darurat bencana hidrometeorologi sekaligus bimbingan teknis (bimtek) Tim Pendataan Rumah Rusak Tahap II, di Kabupaten Bireuen, Rabu (22/4/2026).


Kegiatan ini digelar sebagai langkah pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, sekaligus memastikan pendataan rumah warga terdampak bencana dilakukan secara akurat, cepat, dan tepat sasaran.


Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, Asisten Administrasi Umum, Inspektur Inspektorat, Kepala Pelaksana BPBD, Koordinator BNPB Kabupaten Bireuen Agus Wibowo, tim BNPB pusat, serta para camat se-Kabupaten Bireuen.


Selain unsur pemerintah, kegiatan juga melibatkan aparatur sipil negara, lembaga swadaya masyarakat, organisasi masyarakat, perangkat desa, wartawan, serta masyarakat.


Dalam arahannya, Mukhlis menegaskan bahwa verifikasi rumah rusak tahap II bukan sekadar proses administratif, melainkan bentuk tanggung jawab bersama agar bantuan dapat disalurkan secara adil dan merata kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.


“Meski waktu yang tersedia terbatas, saya yakin dengan kebersamaan, kerja keras, dan niat tulus membantu masyarakat, proses pendataan ini dapat diselesaikan dengan baik,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan seluruh tim agar bekerja dengan jujur, teliti, serta mengedepankan empati terhadap warga terdampak. Menurutnya, akurasi data menjadi kunci utama dalam menghadirkan keadilan bagi masyarakat pascabencana.


Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap proses pendataan rumah rusak tahap II dapat berjalan optimal, sehingga penanganan dampak bencana di Kabupaten Bireuen semakin efektif dan tepat sasaran.


Redaksi : Ipul pedank laut