Haba Elit
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

lisensi

Advertisement

Advertisement
Dipublikasikan Jumat, 04 September 2026, September 04, 2026 WIB
Last Updated 2026-09-04T15:37:00Z
AcehBireuenKeagamaanMaulid NabiPeristiwaPolres BireuenSosial

Polres Bireuen Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Gelar Tausiah dan Santuni Anak Yatim

Advertisement
Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., bersama Pimpinan YPI Dayah Rauhul Mudi Al-Aziziah Jeunieb, Tgk. Muhammad Yusuf Nasir (Abiya Jeunieb), mengikuti rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Aula Serba Guna Pesat Gatra 93 Mapolres Bireuen, Jumat (4/9/2026).


HabaElit.com|Bireuen ,— Kepolisian Resor (Polres) Bireuen memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi dengan menggelar tausiah agama dan memberikan santunan kepada anak yatim serta santri.


Kegiatan berlangsung khidmat di Aula Serba Guna Pesat Gatra 93 Mapolres Bireuen, Jumat (4/9/2026). Peringatan tersebut dihadiri Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., bersama para pejabat utama, kapolsek jajaran, personel Polres Bireuen, dan Bhayangkari.


Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum bagi keluarga besar Polres Bireuen untuk mengenang kembali perjuangan dan keteladanan Rasulullah SAW. Nilai-nilai tersebut sekaligus diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat personel menjalankan tugas sebagai anggota Polri.


Kapolres menekankan pentingnya menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.


Pelayanan kepada masyarakat, kata dia, harus dilakukan dengan penuh keikhlasan, humanis, dan rasa tanggung jawab.


Tausiah dalam kegiatan tersebut disampaikan Tgk. Muhammad Yusuf Nasir atau yang lebih dikenal dengan sebutan Abiya Jeunieb, Pimpinan YPI Dayah Rauhul Mudi Al-Aziziah Jeunieb, Kabupaten Bireuen.


Abiya Jeunieb hadir bersama sekitar 350 santri dari YPI Dayah Rauhul Mudi Al-Aziziah dan Dayah Babussalam Al-Aziziyah, Kecamatan Jeunieb. Kehadiran para santri turut menambah suasana kebersamaan dalam peringatan Maulid Nabi di lingkungan Polres Bireuen.


Dalam tausiahnya, Abiya Jeunieb mengajak seluruh personel Polres Bireuen menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan, baik di lingkungan keluarga, masyarakat maupun ketika menjalankan tugas sebagai anggota Polri.


Menurut dia, Maulid Nabi seharusnya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Peringatan tersebut dapat menjadi sarana untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus meningkatkan kualitas akhlak dalam kehidupan sehari-hari.


“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial, namun menjadi momentum untuk mengingat kembali keteladanan Rasulullah SAW dan mengimplementasikan akhlak Nabi dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Abiya Jeunieb.


Selain tausiah, kegiatan diisi dengan pemberian santunan kepada 350 anak yatim dan santri dari YPI Dayah Rauhul Mudi Al-Aziziah dan Dayah Babussalam Al-Aziziyah, Kecamatan Jeunieb.


Santunan tersebut menjadi bentuk kepedulian Kapolres Bireuen bersama Ketua Bhayangkari Cabang Bireuen terhadap anak yatim dan para santri yang tengah menuntut ilmu agama.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Bireuen juga mengajak para santri untuk terus menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan tekun sebagai bekal menghadapi masa depan.


Ia mengingatkan para santri agar tidak mudah terpengaruh berbagai hal negatif, seperti judi online, narkotika, dan kenakalan remaja. Menurutnya, berbagai persoalan tersebut dapat merusak masa depan generasi muda sekaligus merugikan diri sendiri dan keluarga.


“Pada kesempatan ini saya mengajak kepada seluruh santri untuk menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh dan disiplin. Jangan terpengaruh dengan judi online, narkotika dan kenakalan remaja yang dapat merugikan diri sendiri, orang tua dan keluarga,” kata Yulhendri.


Ia mengatakan, para santri merupakan bagian dari generasi penerus yang memiliki peran penting dalam menyebarkan ilmu agama dan menjaga nilai-nilai moral di tengah masyarakat.


“Santri-santri semua nantinya adalah generasi penerus yang akan menjadi penyiar ilmu agama di tengah-tengah masyarakat,” lanjutnya.


Kapolres menambahkan, generasi muda, khususnya para santri, memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai agama, moral, dan persatuan di tengah masyarakat.


Karena itu, para santri diharapkan terus meningkatkan ilmu pengetahuan dan ilmu agama sehingga tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.


Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut, Polres Bireuen menegaskan komitmennya untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun sinergi dan kedekatan dengan para ulama, tokoh agama, dan santri.


Reporter : Ipul pedank laut