Advertisement
Elitnesia.id|Bireuen,– Polres Bireuen memperkuat kemampuan personel di bidang kehumasan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas komunikasi publik dan memastikan informasi kepolisian yang diterima masyarakat cepat, tepat, akurat, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Penguatan tersebut dilakukan melalui Pelatihan Kehumasan Polri yang digelar di Aula Serba Guna Pesat Gatra 93 Mapolres Bireuen, Sabtu (11/9/2026) pagi.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., didampingi Kabag Ops dan Kasi Humas. Pelatihan diikuti para Pejabat Utama (PJU), perwira, personel Polres Bireuen, serta personel jajaran Polsek.
Dalam arahannya, AKBP Yulhendri menekankan pentingnya kemampuan komunikasi publik bagi setiap personel Polri di tengah perkembangan teknologi informasi dan media sosial yang semakin cepat.
Menurutnya, tugas kehumasan tidak hanya menjadi tanggung jawab personel Seksi Humas, tetapi juga melekat pada seluruh anggota Polri.
“Setiap personel memiliki peran dalam menjaga citra institusi. Karena itu, kemampuan berkomunikasi, menyampaikan informasi dan memahami etika bermedia sangat penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian,” ujar Yulhendri.
Ia juga mengingatkan agar setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat berlandaskan fakta dan data yang benar. Hal tersebut dinilai penting, terutama ketika kepolisian menangani peristiwa yang menjadi perhatian publik.
“Informasi yang disampaikan harus benar, jelas, tidak menimbulkan polemik dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat serta nama baik institusi Polri,” tegasnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Bireuen AKP M. Nasir, S.H., mengatakan kemampuan dasar kehumasan perlu dimiliki setiap personel agar informasi mengenai kegiatan dan pelayanan kepolisian dapat dikemas secara baik dan mudah dipahami masyarakat.
“Setiap personel Polri memiliki peran dalam menyampaikan informasi positif kepada masyarakat. Karena itu, personel harus mampu memilih dan mengemas informasi sehingga mudah dipahami,” katanya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik penulisan rilis berita, dokumentasi kegiatan, pengambilan foto dan video, publikasi kegiatan kepolisian, pengelolaan media sosial, serta tata cara menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Kemampuan dokumentasi juga menjadi bagian penting dalam pelatihan. Foto dan video dinilai tidak sekadar menjadi pelengkap pemberitaan, tetapi juga menjadi sarana untuk menggambarkan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman Polri kepada masyarakat.
Pelatihan berlangsung secara interaktif. Para peserta diberikan pemahaman mengenai teknik dan ketentuan kehumasan sekaligus didorong meningkatkan kemampuan komunikasi publik agar mampu beradaptasi dengan karakter media digital.
Kapolres Bireuen berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan kualitas komunikasi publik seluruh personel. Dengan kemampuan kehumasan yang lebih baik, setiap kegiatan dan pelayanan kepolisian diharapkan dapat tersampaikan kepada masyarakat secara informatif, edukatif, dan transparan.
“Dengan meningkatnya kemampuan personel di bidang kehumasan, setiap kegiatan kepolisian dapat diinformasikan dengan baik kepada masyarakat. Kehadiran Polri harus dirasakan melalui pelayanan di lapangan maupun informasi yang membangun kepercayaan publik,” ungkap Yulhendri.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Bireuen berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam bidang komunikasi publik dan kehumasan guna menghadirkan informasi kepolisian yang profesional, humanis, informatif, dan terpercaya.
Reporter : Ipul pedank laut
