Haba Elit
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

lisensi

Advertisement

Advertisement
Rabu, 29 April 2026, 3:11 AM WIB
Last Updated 2026-04-28T20:13:57Z
BireuenDPRA AcehDPRK BireuenKepemimpinan PartaiKonsolidasi PolitikMuscab PPPPartai Persatuan PembangunanPolitik AcehPolitik DaerahTokoh Muda

Guncang Kota Juang! Edi Saputra Nahkodai Partai Persatuan Pembangunan Bireuen, Siap Bangkitkan Partai

Advertisement

 

Edi Saputra (tengah) bersama Muhammad Reza (kiri) dan Alfiadi (kanan) berpose usai Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VI Partai Persatuan Pembangunan Bireuen di Kota Juang, yang menetapkan kepengurusan periode 2026–2031.

Habaelit.com|Bireuen,— Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bireuen resmi memiliki nahkoda baru. Dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VI yang digelar di Kota Juang, Edi Saputra, S.H., M.M. terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Bireuen periode 2026–2031.


Advokat muda yang dikenal vokal dan berintegritas ini memperoleh mandat penuh dari kader untuk memimpin konsolidasi serta mengembalikan kekuatan partai di Bireuen.


Dalam pidato perdananya, Edi menegaskan komitmennya untuk mengabdikan diri sepenuhnya kepada partai.


“Saya mewakafkan diri sepenuhnya untuk PPP. Ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan kerja nyata bersama seluruh kader demi kebangkitan partai,” ujarnya di hadapan peserta Muscab.


Struktur kepengurusan baru turut diumumkan, dengan Muhammad Reza sebagai Sekretaris DPC dan Alfiadi sebagai Bendahara. Formasi ini dinilai sebagai perpaduan kekuatan intelektual dan manajerial untuk memperkuat kinerja organisasi.


Kegiatan Muscab juga dihadiri Ketua DPW PPP Aceh, Amiruddin Idris, yang memberikan dukungan terhadap kepemimpinan baru di Bireuen.


Di bawah kepemimpinannya, Edi menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif, baik di DPRK Bireuen maupun DPRA, serta mendorong kader terbaik untuk bersaing di tingkat nasional melalui DPR RI.


Ia juga menyampaikan penghormatan kepada tokoh-tokoh senior partai yang telah berkontribusi dalam membangun PPP di Aceh.


Pasca Muscab, respons publik mulai terlihat di media sosial dengan munculnya berbagai tagar dukungan terhadap kebangkitan PPP Bireuen.


Muscab ke-VI ini menjadi momentum penting bagi PPP Bireuen untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menatap kontestasi politik mendatang dengan strategi yang lebih terarah.


Redaksi : Ipul pedank laut