Advertisement
Habaelit.com|Bireuen ,— Tiga pengawas Madrasah Ibtidaiyah (MI) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen menerima penghargaan sebagai Pengawas Madrasah Berprestasi Tahun 2026 dalam rangkaian Semarak Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd dalam acara yang berlangsung di Gedung Hj. Fauziah Convention Hall, Selasa (28/4/2026). Kegiatan itu turut dihadiri unsur Forkopimda, aparatur sipil negara (ASN), serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di lingkungan Kemenag Bireuen.
Tiga pengawas MI yang menerima penghargaan yakni Saudah, M.Ag sebagai Juara I, Hanafiah, S.Ag., M.A sebagai Juara II, dan Dra. Zakiah, M.M sebagai Juara III. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah di Kabupaten Bireuen.
Semarak Hardiknas 2026 yang digelar Kemenag Bireuen juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kemenag Bireuen melaksanakan sejumlah agenda seperti Seminar Madrasah Digital, peluncuran Madrasah Unggul, pemberian penghargaan kepada guru dan tenaga kependidikan berprestasi, hingga penanaman pohon wakaf produktif.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si dan turut dihadiri Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T.
Dalam laporannya, Kepala Kantor Kemenag Bireuen Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd menyampaikan bahwa rangkaian Hardiknas 2026 tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai gerakan nyata untuk memperkuat kualitas pendidikan.
“Rangkaian kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan di Bireuen,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, S.T menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kementerian Agama yang dinilai terus berperan aktif dalam pembangunan sektor pendidikan, terutama pendidikan agama.
Menurutnya, pendidikan agama menjadi pondasi penting dalam mencetak generasi masa depan daerah. “Generasi yang saat ini menempuh pendidikan di madrasah akan menjadi penentu masa depan Bireuen,” katanya.
Selain penghargaan kepada pengawas madrasah, Kemenag Bireuen juga memberikan apresiasi kepada guru, kepala madrasah, lembaga pendidikan berprestasi, serta unsur Forkopimda yang dinilai berkontribusi dalam pengembangan pendidikan di Kabupaten Bireuen.
Melalui momentum Hardiknas 2026, Kementerian Agama Kabupaten Bireuen menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan mutu pendidikan madrasah yang unggul, berdaya saing, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
Sumber : Amat Asah Parang
Editor : Ipul pedank laut

