Haba Elit
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

lisensi

Advertisement

Advertisement
Sabtu, 01 Agustus 2026, 8:20 PM WIB
Last Updated 2026-08-01T13:20:10Z

RSUD dr. Fauziah Bireuen Luncurkan Aplikasi LIBAT, Obat Diantar Langsung ke Rumah Pasien

Advertisement
Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, S.T. didampingi Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf. Dikdik Sukayat, S.I.P., M.I.P., Direktur RSUD dr. Fauziah Bireuen dr. Minar Mushari, Sp.S., Founder LIBAT Chairil Maulana, S.T., serta unsur Forkopimda dan tamu undangan melepas balon sebagai tanda peluncuran Aplikasi Layanan Intat Ubat (LIBAT) di RSUD dr. Fauziah Bireuen, Jumat (31/7/2026)


Habaelit.com |Bireuen ,– UPTD RSUD dr. Fauziah Bireuen resmi meluncurkan inovasi pelayanan publik berbasis digital melalui Aplikasi Layanan Intat Ubat (LIBAT), Jumat (31/7/2026). Inovasi yang mengusung tema "Solusi Tanpa Antri, Obat Diantar Sampai ke Rumah" ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat.


Peluncuran aplikasi LIBAT dihadiri Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, S.T., Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf. Dikdik Sukayat, S.I.P., M.I.P., unsur Forkopimda Kabupaten Bireuen, serta 22 direktur rumah sakit dari berbagai daerah di Aceh.


Dalam sambutannya, Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis menyebut layanan LIBAT sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang lebih cepat, praktis, dan efisien.


"Konsep Intat Ubat atau mengantar obat ini merupakan langkah solutif yang memotong birokrasi waktu. Melalui layanan ini, pasien tidak perlu lagi mengantre di apotek rumah sakit setelah berkonsultasi dengan dokter," ujar Mukhlis.


Menurutnya, pasien cukup melakukan pendaftaran melalui aplikasi, kemudian obat akan diantarkan dengan aman hingga ke alamat rumah.


"Inovasi berbasis kemudahan seperti inilah yang ingin terus kita galakkan di Kabupaten Bireuen. Rumah sakit tidak hanya menjadi tempat merawat orang sakit, tetapi juga menjadi instansi pelayanan publik yang modern, responsif, dan berbasis kenyamanan warga," katanya.

 

Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, S.T., Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf. Dikdik Sukayat, S.I.P., M.I.P., Direktur RSUD dr. Fauziah Bireuen dr. Minar Mushari, Sp.S., Founder LIBAT Chairil Maulana, S.T., serta unsur Forkopimda berfoto bersama usai peluncuran Aplikasi Layanan Intat Ubat (LIBAT) di RSUD dr. Fauziah Bireuen, Jumat (31/7/2026).


Bupati juga berpesan kepada Direktur beserta seluruh jajaran RSUD dr. Fauziah Bireuen agar menjaga konsistensi pelaksanaan program LIBAT. Ia menekankan pentingnya ketepatan waktu pengantaran, ketepatan jenis dan dosis obat, serta perlindungan terhadap kerahasiaan data medis pasien.


"Saya berharap evaluasi dilakukan secara berkala agar program ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," ujarnya.


Sementara itu, Founder LIBAT, Chairil Maulana, S.T., menjelaskan bahwa inovasi tersebut lahir sebagai komitmen manajemen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan memperluas akses layanan bagi masyarakat.


Menurut Chairil, aplikasi LIBAT dirancang untuk mengatasi persoalan klasik yang selama ini sering dikeluhkan pasien, yakni lamanya antrean di depo farmasi setelah selesai menjalani pemeriksaan medis.


Founder Aplikasi Layanan Intat Ubat (LIBAT), Chairil Maulana, S.T., memaparkan mekanisme penggunaan aplikasi kepada Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, S.T., Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf. Dikdik Sukayat, S.I.P., M.I.P., dan tamu undangan saat peluncuran layanan digital LIBAT di RSUD dr. Fauziah Bireuen, Jumat (31/7/2026).


"Setelah dokter memberikan resep digital, pasien rawat jalan kini dapat langsung pulang. Proses pengantaran obat dilakukan secara mandiri melalui aplikasi yang telah terpasang di gawai pasien," jelasnya.


Ia menambahkan, sistem kerja LIBAT dibuat sederhana agar mudah digunakan oleh seluruh kalangan. Setelah pasien melakukan registrasi resep melalui aplikasi, tim farmasi RSUD dr. Fauziah akan memverifikasi, menyiapkan, dan mengemas obat sesuai standar operasional prosedur yang berlaku.


Selanjutnya, obat akan dikirim melalui jasa kurir yang telah bekerja sama dengan rumah sakit sehingga dapat diterima pasien dengan aman dan tepat waktu.


Chairil optimistis layanan tersebut akan memberikan manfaat besar, terutama bagi pasien lanjut usia, penderita penyakit kronis yang rutin menjalani pengobatan, serta masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu maupun transportasi.


Selain mempermudah pasien memperoleh obat, kehadiran LIBAT juga diharapkan mampu mengurangi kepadatan di ruang tunggu depo farmasi sehingga suasana pelayanan di RSUD dr. Fauziah Bireuen menjadi lebih nyaman, tertib, dan efisien.


Reporter : Syeh

Editor : Ipul pedank laut