Haba Elit
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

lisensi

Advertisement

Advertisement
Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026, Oktober 16, 2026 WIB
Last Updated 2026-10-16T13:15:04Z

Antisipasi Banjir dan Longsor, Satlantas Polres Bireuen Pasang Tujuh Spanduk di Jalur Bireuen–Takengon

Advertisement

 

Personel Satlantas Polres Bireuen memasang spanduk imbauan di sejumlah titik rawan banjir dan tanah longsor di jalur lintas Bireuen–Takengon, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Jumat (16/10/2026), sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan pengguna jalan.

Habaelit.com|Bireuen ,– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bireuen memasang tujuh spanduk Himbauan  di sejumlah titik rawan banjir dan tanah longsor di jalur lintas Bireuen–Takengon, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, Jumat (16/10/2026). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas.


Kegiatan tersebut menyasar tujuh titik di sepanjang jalur Bireuen–Takengon, yakni kilometer 7, 12, 14, 16, 18, 19, dan 22.


Pemasangan spanduk dilaksanakan oleh personel Satlantas Polres Bireuen yang terdiri atas Kepala Urusan Pembinaan Operasional (KBO) Satlantas, Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), serta personel Unit Kamsel dan Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali).


Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Lantas Polres Bireuen AKP Irwansyah Nasution, S.E., menyampaikan bahwa pemasangan spanduk tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas, terutama di jalur yang memiliki potensi bahaya akibat kondisi alam.


Himbauan itu diharapkan dapat mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melintasi kawasan yang berpotensi terdampak banjir maupun longsor. Pengguna jalan juga diminta menyesuaikan kecepatan kendaraan dengan kondisi jalan dan cuaca serta meningkatkan kewaspadaan saat jarak pandang terbatas.


Jalur Bireuen–Takengon merupakan salah satu akses penghubung antardaerah di Aceh. Karena itu, kewaspadaan terhadap potensi gangguan alam menjadi penting, terutama ketika hujan deras berpotensi meningkatkan risiko genangan, limpasan air, maupun pergerakan tanah di titik-titik tertentu.


Selain memasang spanduk, Satlantas Polres Bireuen mengimbau pengendara sepeda motor agar menggunakan helm berstandar keselamatan, baik pengemudi maupun penumpang. Pengemudi mobil juga diingatkan untuk menggunakan sabuk pengaman serta memastikan surat-surat kendaraan masih berlaku dan dibawa saat berkendara.


Pengguna jalan diminta tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi jalur dinilai membahayakan. Jika menemukan genangan yang sulit diperkirakan kedalamannya, material longsor, atau tanda-tanda pergerakan tanah, pengendara sebaiknya menghindari titik berbahaya dan mengikuti arahan petugas di lapangan.


Melalui pemasangan tujuh spanduk tersebut, Satlantas Polres Bireuen berharap pesan keselamatan dapat menjangkau masyarakat yang melintasi jalur Bireuen–Takengon. Upaya pencegahan ini juga memerlukan kesadaran pengendara untuk mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan.


Reporter : Ipul pedank laut