Haba Elit
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

lisensi

Advertisement

Advertisement
Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026, Oktober 15, 2026 WIB
Last Updated 2026-10-15T16:22:27Z
Kecamatan JangkaolahragaPolsek Jangka

Jangka Taklukkan Gandapura Lewat Adu Penalti, Rebut Gelar Juara Piala Bupati Bireuen 2026

Advertisement



Habaelit.com|Bireuen ,– Kecamatan Jangka berhasil mengukuhkan diri sebagai kampiun Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Bireuen 2026 setelah mengalahkan Kecamatan Gandapura melalui adu tendangan penalti dengan skor 4–2 pada partai final di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Kabupaten Bireuen, Kamis (15/10/2026) sore.


Kemenangan tersebut memastikan Jangka menempati podium tertinggi dalam turnamen yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen. Sementara itu, Gandapura harus puas berada di posisi kedua setelah persaingan kedua tim berakhir imbang tanpa gol pada waktu normal.


Partai puncak tersebut turut disaksikan Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., bersama unsur pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan masyarakat yang memadati kawasan pertandingan untuk menyaksikan laga penentuan juara.


Sejak pertandingan berlangsung, kedua tim berupaya mencari peluang untuk mencetak gol. Namun, hingga waktu normal berakhir, tidak ada gol yang tercipta. Pertandingan pun harus ditentukan melalui adu tendangan penalti.


Dalam babak penentuan tersebut, Jangka berhasil mencatatkan kemenangan 4–2 atas Gandapura. Hasil itu mengantarkan tim Kecamatan Jangka meraih gelar juara pertama sekaligus hadiah sebesar Rp35 juta.


Gandapura menempati posisi kedua dan memperoleh hadiah Rp20 juta. Adapun juara ketiga bersama diraih Kecamatan Kota Juang dan Kecamatan Samalanga, yang masing-masing mendapatkan Rp2 juta.


Selain keberhasilan tim meraih gelar juara, pemain Jangka, Wais Akarni, juga mencatatkan prestasi individu setelah dinobatkan sebagai pemain terbaik Turnamen Piala Bupati Bireuen 2026.


Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kontribusinya selama kompetisi berlangsung. Prestasi individu ini sekaligus melengkapi keberhasilan Jangka dalam membawa pulang gelar juara pertama.


Sementara itu, penghargaan pencetak gol terbanyak atau top scorer diberikan kepada sejumlah pemain yang masing-masing mencetak dua gol sepanjang turnamen.


Mereka adalah Putra dari Kecamatan Gandapura; M. Yasir dan Alfarizi dari Kecamatan Kota Juang; Abdul dan Lambak dari Kecamatan Samalanga; Ilham dan Adidian dari Kecamatan Peusangan; serta Nasir Alabi dari Kecamatan Makmur.


Banyaknya pemain yang memperoleh penghargaan pencetak gol terbanyak memperlihatkan persaingan yang merata dalam urusan mencetak gol selama turnamen berlangsung.


Keberhasilan Jangka meraih gelar juara pertama menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kecamatan Jangka. Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus mengembangkan potensi sepak bola lokal melalui pembinaan pemain dan peningkatan kualitas tim.


Camat Jangka, Mulyadi, S.P., M.S.M., menjadi salah satu unsur pemerintahan setempat yang terkait dengan keberhasilan tim tersebut. Dukungan terhadap kegiatan olahraga di tingkat kecamatan diharapkan dapat terus diperkuat agar prestasi yang diraih tidak berhenti pada satu kompetisi.


Kerja sama pemain, pelatih, ofisial, serta dukungan masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun tim yang mampu bersaing. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, para pemain diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan tampil lebih baik pada kompetisi berikutnya.


Di sisi lain, Kapolsek Jangka, Ipda Fidhal Akhyar Febrina, S.E., turut menjadi bagian dari unsur setempat yang relevan dalam mendukung terciptanya suasana olahraga yang aman dan kondusif.


Turnamen sepak bola antarkecamatan bukan sekadar ajang adu kemampuan di lapangan, melainkan juga momentum untuk memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.


Semangat sportivitas, sikap saling menghormati, dan kedewasaan dalam menerima hasil pertandingan perlu dijaga oleh pemain maupun pendukung setiap tim. Dengan demikian, persaingan yang berlangsung selama turnamen dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat.


Turnamen Piala Bupati Bireuen 2026 berlangsung sejak 27 September 2026 dengan melibatkan 17 tim perwakilan kecamatan di Kabupaten Bireuen.


Kejuaraan tersebut menjadi wadah bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperoleh pengalaman bertanding dalam kompetisi yang mempertemukan tim-tim dari berbagai wilayah.


Selain mengejar prestasi, kompetisi antarkecamatan juga memiliki nilai penting dalam mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan masyarakat. Dukungan terhadap tim masing-masing diharapkan tetap berada dalam koridor persaudaraan dan saling menghargai.


Penyelenggaraan turnamen dalam rangka HUT ke-27 Kabupaten Bireuen diharapkan turut mendorong perhatian terhadap pembinaan olahraga daerah. Kompetisi yang berlangsung secara berkelanjutan dapat membuka peluang bagi pemain-pemain potensial untuk berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi.


Kemenangan Jangka atas Gandapura melalui adu penalti menjadi penutup persaingan dalam turnamen tahun ini. Bagi Jangka, gelar tersebut menjadi pencapaian membanggakan, sedangkan bagi Gandapura dan peserta lainnya, hasil kompetisi dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas permainan pada kesempatan mendatang.


Dengan berakhirnya Piala Bupati Bireuen 2026, semangat kompetisi diharapkan terus berlanjut melalui pembinaan yang lebih terarah, peningkatan kualitas pemain, dan penyelenggaraan kegiatan olahraga yang mampu memperkuat persatuan masyarakat.



Reporter : Ipul pedank laut