Advertisement
Habaelit.com|BIREUEN – Kabupaten Bireuen resmi menjadi tuan rumah Kompetisi Sepak Bola Piala Soeratin U-17 Regional PSSI Aceh Tahun 2026. Turnamen bergengsi kelompok usia 17 tahun yang diikuti 14 tim dari berbagai kabupaten/kota di Aceh itu resmi bergulir setelah dibuka di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) atau eks Stadion Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Senin (13/7/2026).
Pembukaan kompetisi dilakukan oleh Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., yang diwakili Asisten III Setdakab Bireuen, Zamzami, S.Pd., M.M. Prosesi pembukaan ditandai dengan penyerahan bola oleh Ketua Asprov PSSI Aceh, Nazir Adam, S.E., M.M., kepada perangkat pertandingan sebagai simbol dimulainya Piala Soeratin U-17 Regional Aceh Tahun 2026.
Dalam sambutan tertulis Bupati Bireuen yang dibacakan Zamzami, Pemerintah Kabupaten Bireuen menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Asprov PSSI Aceh yang menunjuk Bireuen sebagai tuan rumah penyelenggaraan kompetisi.
Mukhlis menilai Piala Soeratin merupakan bagian penting dari pembinaan sepak bola usia muda sekaligus wadah mencetak pemain-pemain berbakat yang diharapkan mampu mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional hingga internasional.
"Melalui Kompetisi Piala Soeratin U-17 ini kita berharap lahir talenta-talenta emas baru yang mampu menjadi pesepak bola profesional dan mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional maupun internasional," ujar Mukhlis dalam sambutannya.
Ia juga mengajak seluruh peserta menjadikan kompetisi sebagai ajang mengembangkan kemampuan, mempererat persaudaraan, serta menjunjung tinggi sportivitas.
"Tunjukkan kemampuan terbaik, tampilkan permainan yang indah dan kerja sama tim yang solid. Kemenangan memang penting, tetapi kehormatan dan sportivitas jauh lebih berharga," pesannya.
Bupati turut mengapresiasi Asprov PSSI Aceh, Askab PSSI Bireuen, panitia pelaksana, perangkat pertandingan, sponsor, dan seluruh pihak yang telah bekerja sama menyukseskan penyelenggaraan kompetisi.
Ketua Asprov PSSI Aceh, Nazir Adam, mengatakan Piala Soeratin merupakan kompetisi pembinaan yang menjadi pintu awal bagi pesepak bola muda untuk mengembangkan potensi dan meraih kesempatan tampil di level yang lebih tinggi.
"Kompetisi Soeratin ini adalah proses membuka kesempatan dan mewujudkan impian anak-anak menuju level yang lebih tinggi. Dari sinilah kita berharap lahir pesepak bola profesional yang mampu mengharumkan nama Aceh," katanya.
Sementara itu, Ketua Askab PSSI Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau Yah Fud, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Bireuen sebagai tuan rumah Piala Soeratin U-17 Regional Aceh Tahun 2026.
Ia mengingatkan seluruh peserta agar menampilkan permainan terbaik, menjaga sportivitas, serta menghormati setiap keputusan wasit selama pertandingan berlangsung.
"Adik-adik adalah masa depan sepak bola Aceh. Tunjukkan talenta terbaik yang kalian miliki dan hormati setiap keputusan wasit agar kompetisi berjalan sportif," ujarnya.
Yah Fud juga meminta seluruh perangkat pertandingan menjalankan tugas secara profesional, objektif, adil, dan tegas demi menjaga kualitas serta marwah kompetisi.
Ketua Panitia Pelaksana, Sardani, S.Pd., melaporkan kompetisi berlangsung pada 13–25 Juli 2026 di dua venue, yakni Lapangan Galacticos FC Cot Gapu dan Lapangan RTH Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen.
Sebanyak 14 tim dari berbagai kabupaten/kota di Aceh ambil bagian dalam turnamen yang terbagi ke dalam empat grup. Tim terbaik nantinya akan mewakili Provinsi Aceh pada putaran nasional Piala Soeratin U-17.
Melalui penyelenggaraan kompetisi ini, Kabupaten Bireuen kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan sepak bola usia muda sebagai upaya mencetak atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Label: Olahraga, PSSI Aceh, Piala Soeratin U-17, Bireuen, Sepak Bola, Pembinaan Atlet Muda.
